Arti tangisan bayi

Menangis bagi bayi adalah salah satu bentuk komunikasi yang dapat di lakukannya selain bahasa tubuhnya. Melalui tangisannya, bayi menyampaikan keinginannya. Seiring berjalannya waktu, kemampuan bayi untuk menyampaikan maksudnya semakin baik, dan kemampuan anda untuk menafsirkan arti tangisan dan gerakan tubuhnya pun semakin bertambah.

Secara garis besar bayi menangis apabila ada sesuatu yang salah dari dirinya. Misalkan:

1, bayi merasa lapar. Kemampuan bayi baru lahir untuk menghisap amatlah terbatas, oleh karena itu hampir setiap dua jam sekali dia terbangun dan menangis untuk meminta ASI.

2. bayi juga memangis apabila popoknya kotor. Misal ia menangis setelah “pup”, yang menandakan bahwa ia minta popoknya untuk diganti.

3.secara garis besar, selama tangisannya tidak terlalu lama (dalam arti tidak berjam-jam), tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Tetapi jika iya, dan anda tidak dapat menemukan hal yang salah, bawalah ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

4. bayi juga menangis apabila ia meminta perhatian anda. Misal bayi ingin di gendong, ingin di temani (beberapa bayi merasa tidak nyaman jika sendirian) ataupun ia merasa bosan.

Antara bayi satu dengan bayi yang lain tidaklah sama. Yang terpenting adalah mengenali bayi anda sendiri. Dalam menyampaikan keinginannya, bayi yang satu mungkin Cuma menangis biasa, tapi ada juga yang menangis dengan kerasnya, Interaksi anda setiap hari membantu anda untuk mengenali bayi anda lebih baik Perhatikan pula bukan Cuma suara tangisnya, tapi juga bahasa tubuhnya, maka perlahan anda akan mengenali maksud bayi anda.

Semoga sharing mengenai arti tangisan ini bermanfaat.

 

WeCreativez WhatsApp Support
Kami sedang ONLINE dan siap berinteraksi dengan Anda sekarang