BERSELANCAR

Baru pulang dari rumah kakak saya. Kakak saya bercerita temannya baru saja membeli property. Sesuatu yang cukup bikin saya bingung. Dia juga cerita kalau tahun lalu temannya juga beli emas. Sesuatu yang bikin saya tambah bingung.

Banyak orang yang memasuki dunia ingin memasuki dunia investasi mengingat uang sekarang semakin mengecil kena inflasi. Tidak ada salahnya. Masuk itu gampang, tapi keluar itu yang gak gampang. Biasanya orang keluar uangnya menyusut.

Berselancar merupakan tulisan saya untuk orang yang masih awam soal investasi.

Secara garis besar kekayaan itu ada 5 macam: uang, obligasi, property, saham dan emas. Dan profil seseorang di bedakan jadi  risk taker, neutral, dan risk avoider. Strategy itu jangka pendek, jangka panjang, dan jangka menengah.  Prinsip utama jangan taruh telur satu keranjang juga perlu di ingat. Mengenali diri anda sendiri amatlah penting untuk mengetahui jenis permainan mana yang mau anda masuki.

Ya, investasi menurut versi saya ya ada yang umum dan yang gak umum. Yang umum ya emas, property. Saham untuk orang Indonesia masi baru karena saham di indo masi gak semua mengikuti. Saya juga tidak, apalagi commodity. Itu juga tambah buta. Invesasi yang gak umum seperti lukisan (termasuk barang2 seni) dan berlian misalnya.  Simpan dollar ya itu juga bentuk “investasi”, tapi dengan alasan nasionalisme, cara main dollar tidak di bahas, selain terlalu volatile dan nanti di cap gak nasionalis.

Prinsip yang terpenting bagi saya adalah jangan ikut2an. Harus punya pendirian. Dan jangan cari informasi di majalah ulasan. Bisa bingung. Pakar A bilang naik, pakar B bilang turun, mana yang mau dituruti ?

Biasanya kalau sudah masuk berita, itu sudah telat anda masuk, masi bisa dapat dagingnya, tapi lebih banyak dapat bangkainya.

Investasi di bidang emas dan property itu paling umum. Anda boleh pake google, banyak artikel yang membahas hal tsb. Tapi kembali lagi, kalau sudah di bahas di media massa, biasanya orang akan berebut masuk, dan itu sudah telat. Yang penting anda punya first hand information (jarang), atau bisa membaca pertanda.

Kenapa gak bingung, property sekarang kayak gini, kok malah beli,..

Kenapa gak bingung, tahun lalu emas itu puncak2nya, kok malah masuk,..

Kalau saham penulis gak nguasai, meski cita2 jadi tbk (orang jadi kaya bukan karena jual barang, tapi karena jual saham perusahaannya, sesuatu yang orang tua pasti marah kalau dengar) J

Property. Ya, first hand information itu langka. Itu tidak akan di bahas. Tapi bertemanlah dengan broker terutama yang senior, kadang broker merupakan second line yang bisa memberikan anda first hand information.

Investasi di property itu jangan memakai prinsip beli murah jual mahal. Itu sudah tidak cocok di jaman sekarang ini. Yang anda dapatkan adalah sampah. Beli mahal jual lebih mahal lagi. Itu yang lebih relevan di jaman sekarang ini. Yang anda dapatkan adalah lokasi yang oke punya.

 

Tanda2 itu dapat di lihat dari perusahaan pemerintah misalnya bank2 pemerintah, atau perusahaan yang memang cukup besar. Kenapa ? ya mereka bisa kaya pasti bukan karena hokky aja, tapi karena lebih pintar dari kita. Jadi misal anda lihat, “lhoo, kok berani ya toko A buka di sini, padahal sepi lo”, nah lokasi itu boleh anda lirik, karena punya potensi naik. Jad toko A jangan di tertawakan.

 

Emas. Tentu mudah dari tahun 2007 sampai tahun berapa saya lupa, itu emas naik terus, dan banyak orang meraup untung. Tapi gejala itu sebenarnya bisa di lihat dari tahun 2001 di mana pemerintah China menyuruh rakyatnya menyimpan emas, karena ambisinya menjad mata uang no 2 di dunia. Kalau pada waktu itu anda masuk, itu baru bener. Mudah2an apa yang ingin saya sampaikan bisa di pahami.

 

Jadi prinsip ikut2an, prinsip asal masuk, jangan.

Bagaimana dengan asuransi ? Asuransi itu proteksi, jadi dia ibarat perisai, sedangkan investasi itu pedang. Jadi dua hal yang bertolak belakang.Asuransi ya asuransi, meski dia memang bisa ngikuti inflasi, tapi tetap sifatnya proteksi, bukan untuk cari keuntungan.

Ya itu sharing saya soal investasi

 

Semoga artikel ini bermanfaat, terutama bagi ibu2 yang di jaman sekarang ini di tuntut bukan sekedar mengatur keuangan, tapi menginvestasikannya.

 

Note: Mulai tahun depan, artikel bukan saya yang menulis lagi, karena saya nulis suka suka saya, sesuatu yang tidak boleh, tapi tentu saya akan tetap menulis sesekali karena saya suka menulis meski tata bahasa nya kacau.

 

 

WeCreativez WhatsApp Support
Kami sedang ONLINE dan siap berinteraksi dengan Anda sekarang