CARA MUDAH MENGATASI DIARE PADA BAYI

Ketika bayi baru lahir  dan mengalami diare, buang air besar lebih sering dari biasanya,  hal ini perlu Anda waspadai dan perhatikan dengan serius. Apakah  bayi Anda menunjukkan tanda-tanda mengalami  hal yang tidak nyaman karena diare tersebut? Diare dapat dengan cepat menyebabkan  bayi mengalami dehidrasi. Diare ditandai  dengan   tinja  yang berair, bayi  buang air besar lebih dari tiga kali dalam satu hari. Setiap buang air besar,  bayi   biasanya mengeluarkan tinja berair, tidak berbentuk dan dalam waktu yang lebih sering.

Pada bayi, tinja mereka memiliki berbagai bau dan warna dan dalam kebanyakan kasus dan buang air besar ini adalah normal. Jadi bagaimana Anda tahu apakah bayi Anda mengalami diare?  Memang cukup sulit  mengetahui apakan tinja bayi Anda itu normal ataukah tidak. Pertama-tama, tanyakan pada diri Anda apakah bayi Anda telah mengalami perubahan frekuensi buang air besar? Tentunya setiap bayi memiliki pola buang air besar sendiri.  Jika, selama beberapa hari terakhir, bayi Anda memiliki buang air besar lebih dari biasanya dia mungkin mengalami diare.

Penyebab  diare  pada bayi

Pada umumnya  penyebab diare pada bayi  terutama  pada bayi yang baru lahir adalah  virus seperti rotavirus dan influenza, infeksi bakteri seperti E. coli dan salmonella, infeksi telinga, efek samping antibiotik, dan infeksi parasit seperti giardiasis. Diare merupakan kondisi  yang diwujudkan melalui tinja, dapat mempengaruhi  kesehatan bayi dari segala usia dan orang dewasa. Kondisi ini bisa disebabkan oleh alergi makanan, infeksi, parasit,  atau dalam kasus yang jarang terjadi bisa disebabkan  karena keracunan. Pada bayi  yang mengkonsumsi ASI,  penyebab  diare dapat lebih sulit untuk ditentukan, hal ini  karena sulit dibedakan apakah bayi mengalami diare atau tidak. Kebanyakan bayi yang diberi ASI memiliki tinja cair yang  hampir sama dengan  bayi yang mengalami  diare.

Selain hal di atas,  bayi mengalami diare juga  bisa disebabkan oleh beberapa hal dibawah ini:

ü  Virus dan bakteri

Virus, seperti flu atau pilek dapat menyebabkan diare pada bayi. Diare yang disebabkan oleh infeksi virus biasanya disertai oleh gejala lain, termasuk sakit perut, muntah, demam, sakit dan nyeri, dan menggigil. Selain itu, infeksi yang disebabkan oleh bakteri biasanya menyebabkan diare bersama dengan demam, sakit perut dan tinja berdarah.  Beberapa  bakteri yang bisa menyebabkan diare pada bayi diantaranya adalah Salmonella, staphylococcus dan E. coli. Bayi Anda juga bisa  mengalami kram, demam dan tinja berdarah dengan infeksi bakteri tersebut. Tinja berdarah selalu merupakan indikator masalah serius, dan bayi dengan tinja berdarah harus segera dibawa ke dokter untuk pengobatan.

ü  Parasit

Penyebab diare  pada bayi lainnya adalah parasit yang hidup di usus, lambung yang menyebabkan diare serta kembung.

ü  Pemberian buah yang berlebih pada bayi

Bayi memang boleh diberi makanan  berupa buah, namun harus dalam  jumlah yang dibolehkan. Jika bayi terlalu banyak mengkonsumsi buah maka  hal ini bisa menyebabkan diare. Mengurangi jumlah buah atau jus dalam makanan bayi adalah salah satu langkah pertama yang  disarakan dokter untuk mengatasi masalah perut pada bayi.

ü  Obat-obatan

Banyak antibiotik dan obat-obatan  yang bisa menyebabkan diare pada bayi karena  obat dapat mengubah keseimbangan asam dalam perut. Diare biasanya akan hilang setelah obat tidak lagi diberikan, tetapi  Anda harus memperhatikan obat  Anda  berikan pada bayi tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter.

ü  Alergi terhadap makanan

Bayi yang mengalami alergi makanan bisa mengalami diare. Alergi makanan adalah salah satu penyebab paling umum dari diare pada bayi. Alergi ini bisa terjadi karena  bayi menelan secara langsung  makanan yang bisa menimbulkan alergi tersebut. Beberapa  makanan  yang bisa menimbulkan alergi  pada bayi diantaranya produk susu, kacang-kacangan, kedelai, kerang dan gandum. Alergi makanan biasanya disertai dengan gejala lain termasuk  sering kentut, sakit perut, gatal-gatal, ruam dan kesulitan bernapas.

Gejala  bayi mengalami diare

Diare pada bayi  yang mengkonsumsi ASI  sangat jarang terjadi.  Seorang bayi  yang  mendapatkan ASI bisa buang air besar beberapa kali sehari atau sesering setelah setiap makan. Karena itu, Anda dapat mengasumsikan bahwa  bayi  Anda  buang air  besar secara normal. Bahkan jika  bayi sering buang air besar dan dalam bentuk cair, hal ini adalah biasa, namun jika Anda melihat tinja bayi berwarna hijau,  tinja  tersebut  bercampur lendir atau darah di dalamnya, atau  jika tinja  bayi memiliki  bau yang busuk maka Anda  patut mencurigainya.  Tinja yang demikian  bisa menjadi indikasi diare pada bayi. Selain itu, jika bayi Anda memiliki peningkatan yang mengkhawatirkan dalam buang air besar dia mungkin mengalami diare.

Pengobatan diare pada bayi

Ada baiknya Anda  tidak memberikan bayi obat anti-diare kecuali  obat tersebut diresepkan oleh dokter. Meskipun sebagian besar bayi yang mengalami diare  akan sembuh sendiri, bayi yang mengalami dehidrasi perlu diobati dengan larutan elektrolit atau cairan melalui intravena  tabung. Diare yang disebabkan oleh infeksi telinga dan infeksi  bakteri seperti E. coli mungkin memerlukan pengobatan antibiotik untuk menghentikan diare tersebut. Anda harus terus menyusui jika bayi Anda mengalami diare. ASI mengandung antibodi yang penting untuk perkembangan anak Anda dan membantu  bayi  untuk melawan infeksi penyebab diare. ASI  akan menjaga bayi  dari dehidrasi, jika  bayi  muntah, kurangi pemberian ASI untuk sementara. Untuk membantu bayi Anda untuk mendapatkan yang lebih baik, Anda perlu menentukan masalah yang menyebabkan diare pada bayi Anda.

Pada bayi yang baru lahir,  mereka berada pada peningkatan risiko untuk mengalami infeksi dan dehidrasi. Untuk mencegah komplikasi lebih lanjut, Anda  harus menghubungi dokter dengan segera. Jika bayi  Anda di bawah tiga bulan  mengalami diare atau menunjukkan gejala-gejala  seperti  muntah, mulut kering, tinja berwarna  hitam atau merah, hal ini patut Anda waspadai. Penanganan dokter dengan segera akan membantu Anda  untuk membantu si kecil  terlepas dari diare. Dokter akan  memberikan  resep terbaik yang sangat bermanfaat untuk  si kecil. Dengan  penanganan yang tepat maka  diare  bayi Anda akan  mudah diatasi dan   dia akan  tersenyum ceria menyambut Anda.

WeCreativez WhatsApp Support
Kami sedang ONLINE dan siap berinteraksi dengan Anda sekarang