MEMPERTAHANKAN KARYAWAN KUNCI

Dulu, jaman papa mama saya, masi bisa di dapatkan karyawan yang loyal, rajin kerjanya, tapi kecil gajinya, dan bekerjanya mati matian demi bos nya, dan merasa puas ketika melihat bos nya tambah kaya, meski dia sendiri tidak dapat apa apa.

Karyawan tipe ini sudah semakin jarang. Jangan salahkan mereka. Tuntutan hidup yang semakin besar dan tidak ada nya jaminan hari tua, membuat mereka tidak bisa seperti dahulu lagi.

Padahal perusahaan manapun pasti membutuhkan karyawan. Ada yant tingkat ketergantungan pada karyawan sangat tinggi. Ada yang bahkan bisa membuat bos nya berexpansi ke bisnis lain dan karyawan tersebutlah yang mengelola bisnis tersebut.

Berbahagialah anda bila memiliki karyawan tersebut. Tentu ada ketakutan dalam diri business owner manapun kalau karyawannya suatu saat kerja sendiri atau di bajak. Tidak ada jaminan memang. Tetapi ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meminimalkan hal tersebut antara lain:

  1. Saham dan bagi hasil
    Teknik ini di pergunakan untuk key personal dan biasanya jabatan tertinggi di perusahaan tersebut. Orang semacam ini sudah bukan di anggap karyawan, tetapi patner. Apalagi kalau dia bisa di tinggal dan anda bisa focus pada expansi bisnis yang lain,
  2. Fasilitas
    Bagi karyawan level menengah, anda bisa mengikat mereka dengan fasilitas jaminan hari tua dan kesehatan semacam insurance. Mungkin pula anda bisa ikat mereka dengan di cicilkan rumah, kendaraan atau fasilitas2 yang lain sehingga mereka kerasa
  3. Gathering
    Tidak selamanya saham (uang), dan fasilitas bisa mengikat seseorang. Treat them like a family. Setahun sekali bikinlah gathering. Undang keluarga karena suami/istri bisa bekerja karena support dari keluarganya. Treat them like a family. Sms ketika mereka berulang tahun, ajak makan2 kecil2an ketika mereka ulang tahun, misal dengan memberikan kue tart mini. Gathering juga bermanfaat mendekatkan hubungan emosional antara karyawan dengan perusahaan dan business owner
  4. Survey
    Bos jika di tanya, pasti punya sejuta keluhan kepada anak buahnya. Tapi kalau di balik dari bawah ke atas, anak buah juga punya hal yang sama. Survey lah anak buah anda, selain gaji dan tunjangan apa yang mereka harapkan, apa yang mereka ingin capai dalam hidup mereka, apa masukan mereka demi kemajuan perusahaan. Banyak yang menganggap teknik ini buang2 uang dan waktu, tetapi semakin besar perusahaan, semakin kecil anda mengenal masing2 karyawan anda, dan diantara karyawan yang anda tidak kenal, 10% diantaranya itu berpotensi, dan inilah tujuan dari survey ini. Menemukan karyawan berpotensi tersebut. Lakukan tiap akhir taun.

Tentu teknik mengikat karyawan kunci ini juga perlu di support dengan beberapa hal lain, seperti aturan main perusahaan yang jelas, owner yang kredibel baik ucapan maupun tindakannya yang layak di jadikan junjungan,  dan proses recruiting, interviewing yang baik

Semoga artikel ini bermanfaat.

WeCreativez WhatsApp Support
Kami sedang ONLINE dan siap berinteraksi dengan Anda sekarang