Mendidik anak (2)

Sudah dua tahun sejak toko ini buka (1 desember 2010), dan setahun sejak di luncurkannya website ini. Website ini pada awalnya di buat hanya untuk memudahkan ibu-ibu di sekitar toko kami berbelanja.

Dua tahun sejak berdirinya toko ini, tentu ada beberapa pelanggan kami yang anaknya minim sudah berusia dua tahun.

Dalam artikel mendidik anak (2) ini, penulis hendak mensharingkan beberapa “situasi” yang harus di tanggapi orang tua dengan bijak. Artikel ini hanya memberikan contoh-contoh situasi, no solution, karena keterbatasan penulis, dan penulis juga bukanlah seorang pendidik.

Beberapa “situasi” yang akan timbul seiring bertambahnya usia anak:

  1. anak tidak mau di gendong, tidak mau di elus-elus. Katanya “tidak mau, adik sudah besar”
  2. kadang dengan lahirnya adik baru dalam keluarga, anak tertua kadang merasa dirinya kurang di perhatikan seperti mana biasanya
  3. kita terkadang hanya boleh mengantarkan anak sampe pintu sekolah, setelah itu anak harus masuk ke dalam sekolah sendirian, biasanya anak menangis meraung-raung
  4. ketika anda mengajak anak anda makan-makan di restoran, anda merasa malas, karena anak anda suka berlari lari
  5. ketika kita berbelanja, anak kadang berteriak-teriak ketika permintaannya di tolak.
  6. anak anda maunya bermain terus, tidak mau makan, apalagi tidur
  7. kadang di sekolah anak anda susah berbaur dengan anak lainnya
  8. kadang anak merasa minder dengan teman-temannya, misal aja ada temannya yang bercerita tentang boneka mahal yang di belikan ortu mereka

Situasi di atas hanyalah sebagian kecil, hal-hal yang kerap terjadi, masih banyak peristiwa-peristiwa lain yang tak kalah pentingnya, di mana kita harus bisa menyingkapinya dan menjawabnya dengan bijak, supaya anak belajar mengerti.

Semoga artikel mendidik anak (2) ini bermanfaat dan berguna sebagai bahan renungan.

 

 

WeCreativez WhatsApp Support
Kami sedang ONLINE dan siap berinteraksi dengan Anda sekarang