Mengatur keuangan

Mengatur keuangan merupakan hal yang sangat penting. Pemasukan yang sangat besar tidaklah penting. Yang penting adalah bagaimana anda memanagenya., Memiliki penghasilan yang besar tetapi tidak dapat mengaturnya amatlah berbahaya, bisa-bisa anda malah terlilit hutang. Memiliki penghasilan yang memadai tetapi dapat mengaturnya jauh lebih berharga.

Ketika masih bujang, mengatur pengeluaran tentu bukan hal yang sulit. !0% anda donasikan, 30 persen anda tabung dan sisanya anda belanjakan sangatlah mungkin. Tetapi seiring hadirnya si buah hati, tentu perencanaan yang lebih baik diperlukan. Berikut ini adalah beberapa hal yang penulis sendiri lakukan.

  • Downgrade. Ya downgrade. Jika anda dulu biasa membeli barang yang terbaik, mungkin ada baiknya ketika sudah memiliki momongan anda memilih barang yang 1 atau 2 level di bawahnya. Selain lebih murah, anda juga dapat menyimpan uang lebih banyak.
  • Spend time more with family. Bisa menghemat cukup banyak uang jika anda lebih menyediakan waktu lebih banyak dengan keluarga dari pada dengan teman-teman anda.
  • Jika dulu anda menabung, alangkah baiknya mulai memikirkan biaya-biaya yang akan timbul dikemudian hari dan menyimpannya (entah menabung atau di investasikan). Misal bayar sewa rumah bagi yang menyewa, atau PBB rumah bagi yang memiliki rumah. Biaya pendidikan anak yang harus sudah mulai disiapkan ketika anak di dalam kandungan. (tidak perlu besar, yang penting ada sesuai kemampuan)
  • Salah satu kebiasaan orang Indonesia adalah membeli kendaraan ketika sudah memiliki pekerjaan. Opsi yang penulis tawarkan adalah juga menyisihkan sedikit untuk asuransi kesehatan meski masih muda sekalipun. Jadi kalau anda sakit, kendaraan atau asset anda tidak perlu dijual untuk menambal kekurangannya.
  • Hindari membeli dengan cicilan jika memang tidak terlalu perlu (harus bisa membedakan antara keinginan dan kebutuhan), dan berhati hatilah pada saat hari raya ketika anda menerima gaji ke-13, karena gaji ke-13 itu juga harus membayar gaji ke-13 yang lain, misal gaji pembantu dll.
  • Selain mengatur keuangan, menyiapkan lapangan pekerjaan/modal bagi anak juga penting. Memang betul anak ada jalannya sendiri-sendiri, tetapi kita juga harus menyiapkan yang terbaik yang bisa kita lakukan. Anak ibarat burung, jika dia bisa terbang ya syukurlah, tetapi jika tidak, setidaknya kita sudah menyiapkan “kandang” buat anak kita. Kenapa ini penting? Karena kalau anak kita susah, di hari tua kita pun juga tidak bisa tenang.

    Semoga artikel singkat ini bermanfaat, dan pembaca bisa mendapatkan faedahnya.

 

 

Add your thoughts

Your email address will not be published. Required fields are marked *