MORNING SICKNESS

Saat hamil, pasti  Anda sering mendengar istilah “morning sickness”  yang digunakan untuk menggambarkan gejala mual dan muntah selama kehamilan. Jika Anda menghabiskan sebagian besar pagi di kamar mandi  karena perasaan mual, Anda tidak sendirian. Sebanyak 90% dari semua wanita hamil mengalami beberapa masalah tersebut, sementara sepertiga mengalami  muntah karena kondisi hamil. Biasanya  morning sickness dimulai 4- 6 minggu setelah pembuahan dan berlanjut sampai 14 – 16 minggu kehamilan. Penyebab pasti dari morning sickness tidak diketahui, tetapi beberapa teori yang ada, kebanyakan masalah ini dipicu oleh perubahan hormonal, terutama peningkatan hCG (human chorionic gonadotropin).

Tingginya kadar hormon kehamilan ini menstimulasi  bagian dari otak yang mengontrol mual dan muntah. Namun kadang  penyebab  dari morning sickness adalah  penyakit kandung empedu, tiroid hiperaktif, kehamilan mola  atau karena   kehamilan kembar.  Penyebab lain yang mungkin termasuk gejala fisik kehamilan adalah peregangan otot-otot rahim, perpindahan dari organ pencernaan, dan kelebihan asam dalam perut. Stres dan makanan  tinggi lemak juga dapat menyebabkan morning sickness. Penyakit  kehamilan ini adalah kondisi medis  yang umum dari awal kehamilan dan kadang bau tertentu memicu mual Anda sepanjang hari. Morning sickenss ini kadang bertahan beberapa minggu atau bahkan berbulan-bulan baik siang  maupun  malam.

Morning sickness lebih banyak di pagi hari, tetapi kebanyakan wanita hamil mengalaminya  sepanjang hari dan malam. Bila Anda mengalami morning sickness tak henti-hentinya,hal ini kadang bisa menimbulkan depresi. Jika Anda muntah beberapa kali sehari, tidak dapat makan dan minum tanpa muntah, dan jika Anda kehilangan berat badan maka Anda mungkin mengalami hiperemesis. Tidak seperti penyakit kehamilan normal, hiperemesis dapat mempengaruhi kesehatan Anda dan bayi Anda, sehingga  Anda berbicara dengan dokter atau bidan sesegera mungkin.

Bagaimana gejala  dan kapan morning sickness itu?

Seperti namanya, kebanyakan wanita mengalami morning sickness pada dini hari, tetapi bisa terjadi kapan saja. Bagi beberapa wanita,  hal ini  berlangsung sepanjang hari seperti mual dan muntah, tetapi mereka kadang merasa pusing dan sakit kepala.  Morning sickness biasanya dimulai sekitar lima atau enam minggu kehamilan dan meningkat dalam 14 minggu Beberapa wanita merasakan hal ini hingga berlanjut sampai 16 minggu, sedangkan yang lain mengalami berbagai tingkat mual atau muntah selama  sembilan bulan sampai kelahiran. Morning sickness tidak selalu menyerang di pagi hari, sementara muntah sering terjadi  antara 9 pagi dan siang, namun dapat terus sepanjang hari.. Muntah lebih mungkin terjadi setelah Amda makan. Ini pada dasarnya adalah masalah awal kehamilan.

Beberapa wanita mulai muntah dalam beberapa hari pembuahan, tetapi biasanya morning sickness dimulai sekitar enam minggu setelah berakhirnya haid terakhir. Muntah sebenarnya sering didahului oleh mual berlangsung satu atau dua minggu. Sekitar 80% dari penderita  ini akan merasa lebih baik  pada minggu  ke-12 kehamilannya, dan kebanyakan akan berhenti muntah pada akhir Minggu ke-16. Morning sickness itu sendiri sama sekali tidak berbahaya atau buruk dan sangat sedikit perempuan memiliki morning sickness selama kehamilan. Pada beberapa kasus,  morning sickness ini  juga  berlangsung sangat parah. Hiperemesis gravidarum pada dasarnya merupakan morning sickness begitu parah sehingga mempengaruhi gizi ibu danjaninnya. Hal ini juga dapat menyebabkan kerusakan hati atau ginjal. Untungnya, kebanyakan wanita hamil diawasi secara ketat oleh dokter mereka dan komplikasi ini hampir selalu  ditangani sejak awal.

Bagaimana penyembuhan terhadap morning sickness ini?

Tidak ada obat untuk pengobatan morning sickness, meskipun beberapa obat dapat membantu. Namun untuk mengatasi masalah ini, hal pertama adalah pendekatan pola makan, gaya hidup, dan obat  alternatif yang dapat membantu.

ü  Pola makan

Morning sickness memang bukan hanya Anda saja yang mengalaminya,  namun hal ini juga harus diobati. Makan makanan yang  tinggi protein dan karbohidrat kompleks adalah salah satu solusi untuk mengatasi  morning sickness. Cobalah konsumsi  selai kacang,  kacang-kacangan, keju dan kerupuk. Selain itu Anda juga bisa mengkonsumsi susu, keju cottage, dan yogurt. Hindari makan makanan berlemak, makanan yang mengandung lemak  bisa menimbulkan  morning sickness lebih parah.

ü  Menjaga kadar gula darah

Anda juga bisa menjaga kadar gula darah dengan makan dalam porsi kecil dan sering minum. Cobalah untuk makan sebelum Anda lapar dan mual.  Jauhkan kerupuk dengan tempat tidur dan makan sebelum bangun pagi.

ü  Banyak minum air putih

Cobalah untuk minum di antara waktu makan bukan saat makan, hal ini untuk mencegah perut Anda menjadi terlalu penuh.

ü  Konsultasi dokter

Jika Anda memiliki rasa sakit, demam atau sakit kepala, atau jika Anda mendapatkan mual dan muntah untuk pertama kalinya setelah sembilan minggu kehamilan, Anda bisa berkonsutasi dengan dokter. Jika Anda muntah beberapa kali sehari, tidak dapat makan dan minum tanpa muntah, dan kehilangan berat badan  segeralah pergi ke dokter agar mendapatkan pengobatan yang dapat membantu Anda di rumah atau Anda mungkin perlu dirawat di rumah sakit.  Dokter atau bidan akan memberikan pengobatan yang terbaik untuk masalah Anda ini.

Selain cara di atas, Anda juga bisa melakukan beberapa cara dibawah ini untuk mengurangi  morning sickness saat kehamilan:

ü  Konsumsi  kentang dan nasi

ü  Konsumsi sup, jelly, cola dan soda lainnya dan teh herbal bergula

ü  Makan beberapa biskuit sementara di tempat tidur sebelum bangun di pagi hari

ü  Menghindari hal-hal yang memicu mual, seperti bau makanan tertentu

ü  Menghindari memasak jika bau memasak memperburuk gejala Anda

ü  Menghindari makanan asam

ü  Menghindari gorengan

ü  Tidak berbaring setelah makan

Beberapa wanita   yang mengalami morning sickness menggunakan akupresur, obat rumah yang cukup umum untuk mual. Jika langkah-langkah non-obat tidak efektif, dokter mungkin meresepkan doxylamine-vitamin B6  untuk mengendalikan morning sickness. Banyak wanita khawatir mengkonsumsi  obat selama kehamilan karena kemungkinan risiko terhadap janin dan cacat lahir. Hal ini penting untuk diingat bahwa semua wanita memiliki sekitar kesempatan 3% memiliki anak dengan cacat lahir. Doxylamine-vitamin B6 tidak menimbulkan risiko bagi janin dan tidak terkait dengan peningkatan cacat lahir. Wanita dengan hiperemesis gravidarum mungkin juga perlu untuk menerima intravena (IV) makan atau penggantian cairan untuk mengatasi dehidrasi.

WeCreativez WhatsApp Support
Kami sedang ONLINE dan siap berinteraksi dengan Anda sekarang