Percaya atau tidak


  • banyak orang di jaman sekarang ini mengatakan, “ punya anak jangan banyak-banyak, dua anak cukup, laki perempuan sama saja, lagian biaya membesarkan anak tidak murah, dan jaman dulu lain dengan jaman sekarang  “. Anda mungkin termasuk salah satu orang yang membenarkan pendapat ini. Tetapi percaya atau tidak, jika seiring bertambahnya usia anda, asal anda tidak “neko-neko”, dan tidak ada kejadian yang sifatnya “force majeour”  seharusnya perekonomian anda juga semakin membaik, dan pada waktu itu anda menyesal kenapa tidak memiliki tiga anak. karena pada waktu itu uang masih bisa bertambah, tapi anda sudah “expired”
  • di jaman modern ini, dimana ilmu pengetahuan dan teknologi semakin maju, dan ilmu akan gizi dan pendidikan semakin sempurna, orang semakin menekankan pada gizi anak, teknik-teknik mendidik anak yang lebih baik, untuk menciptakan bibit unggul. Tetapi tentu saja hal tersebut di iringi dengan biaya yang tidak murah karena sekolah yang baik dengan fasilitas yang lengkap kebanyakan tidaklah murah. Tetapi percaya atau tidak, keluarga yang “biasa-biasa”, memiliki banyak anak, dimana si ibu yang di tinggal mati suaminya berusaha membesarkan anak-anaknya seorang diri, dengan berbagai fasilitas yang seadanya pun bisa berhasil dimana si ibu selalu mendoakan anaknya setiap malam.Ya, percaya atau tidak, tetapi kejadian ini ada.
  • Orang tua selalu mengatakan “gak usa kuatir soal anak, anak ada jalannya sendiri-sendiri, gak usa terlalu siapin harta terlalu banyak, atau pun fasilitas yang berlebihan, biarkan anak menemukan jalannya sendiri “.Bagi beberapa orang yang suka sesuatu yang terencana, mungkin tidak setuju dengan pernyataan ini. Tetapi percaya atau tidak, dari kecil kita berusaha seadil mungkin dengan anak-anak kita, kita memberikan semua sama rata. Tetapi yang namanya “nasib” itu susah dibilang. Ibarat benih yang di tabur, ada yang jatuh ke tanah yang subur dan berbuah, ada yang jatuh ke semak belukar, ada yang mungkin jatuh ke tanah yang gersang. Padahal sumbernya sama.

Ya, inti dari artikel “percaya atau tidak” adalah kepasrahan dalam menghadapi situasi hidup kita. Tidak ada yang pasti. Yang kita bisa lakukan adalah pasrah. Apa yang bisa kita genggam dan kendalikan adalah sebatas 5 kepalan jari kita. Yang tidak bisa kita genggam jauh lebih besar.

Semoga artikel ini bermanfaat.

 

Add your thoughts

Your email address will not be published. Required fields are marked *