SEMUA ORANG SUKA MIE AYAM

Ya. Mie ayam. Murah, meriah, kenyang, enak, semua orang suka. Dari yang paling kaya sampai biasa aja, dari yang cantik sampai jelek, dari yang tua sampai muda, dari mobil mewah sampai pejalan kaki, rasanya hampir banyak deh yang makan mie ayam dekat rumah saya. Sakti memang

Itu lah bisnis idaman, modal tidak besar, hasil lumayan, pasar besar dan meski bersaing, tapi semua pulang dalam keadaan rombong kosong. Hebat kan.

Bisnis online pun demikian. Meski karena pasar sepi, belakangan harga semakin hancur, tetapi pasar ini tetaplah pasar yang besar mengingat jumlah penduduk Indonesia yang cukup besar.

Bisnis online di rumah atau buka toko di kompleks perumahan. Jangan takut buka kalau memang ada modal atau ada peluang. Jalanan semakin macet, parkir semakin sulit (lebih baik bayar parkir tapi dapat dari pada gratis dan gak dapat parkir => trend ke depan kota Surabaya) dan kalau ke mall habisnya lebih banyak dari pada belanja online, membuat bisnis ini boleh dilirik.

Seperti mie ayam yang harganya bersahabat, harga jual toko online dan toko kecil biasanya lebih bersahabat dari pada mall (barang sama lo kadang atau mirip2). Ini berlaku bagi banyak produk dan jasa. Meski ini tentu tidak berlaku bagi fast moving consumer goods, karena toko raksasa raksasa sekali nego untuk se Indonesia. Distributor aja kalah harga. Tapi gak apa apa, mungkin belanja bulanan mereka ambil di toko raksasa raksasa, tapi sehari2 mereka malas keluar dan lebih suka belanja di toko terdekat, meski ada argumen sudah banya retail chain yang besar2, tapi tetap ada celah, Cuma memang gak bisa besar omset, tapi yang penting bisa cukup untuk menghidupi keluarga, cukup lah J

Banyak yang semakin blur jaman sekarang ini. Shared economy, misal aja satu ruko 3 lantai untuk 3 toko online, jadi kalau ada teman bisa patungan sewa ruko lalu buka usaha yang berbeda.  Di era yang semakin blur, kadang pembeli anda bisa jadi supplier anda karena dia tau celah yang anda gak tahu. Jadi harus flexible. Siapa pembeli siapa penjual semakin tidak jelas.

Bagaimana ke depan ? saya  juga tidak tahu. Tapi yang saya bisa saran sih ya jangan mendewakan online, sebisa mungkin punya showroom, bagi yang punya showroom, juga jangan mendewakan showroom, mulailah online, karena bagaimanapun juga ketergantungan terhadap suatu strategy itu sangat berbahaya.

Di laut banyak ikan. Jadi ibarat semua rombong yang pulang dengan keadaan laku terjual, demkian pula bisnis online. Semua bukan pesaing anda. Semua adalah teman anda yang bisa anda lihat webnya untuk saling melengkapi  dan tidak mengganggu.

Demikian sharing saya soal bisnis online yang sudah saya geluti selama 6 tahun ini. Semoga bermanfaat.

WeCreativez WhatsApp Support
Kami sedang ONLINE dan siap berinteraksi dengan Anda sekarang