TIPS MENGATASI SAKIT GIGI DAN TULANG PADA IBU HAMIL

Ibu hamil bukan hanya susah saat membawa perut besar kemana-mana. Ada banyak lagi keluhan-keluhan sampingan yang biasanya terjadi pada ibu hamil. Terlebih jika secara fisik si ibu memang tidak sehat. Maka berbagai penyakit bisa saja terjadi pada saat kehamilan. Sakitnya ibu hamil dampaknya juga akan berpengaruh pada bayi yang dikandung. Ibu yang selama hamil sering sakit-sakitan maka kemungkinan anaknya juga akan sakit jauh lebih besar. Ada banyak keluhan-keluhan sederhana yang biasanya dialami oleh ibu hamil, diantaranya adalah sering mengalami demam, menderita sakit gigi yang parah padahal sebelum hamil ia tak pernah mengalami sakit gigi, mengalami rasa nyeri-nyeri pada tulang terutama di bagian kaki, mengalami sembelit atau susah buang air besar serta bisa juga mengalami diaere. Keluhan ini pastinya akan membuat para ibu hamil semakin sulit dalam menjalani masa kehamilannya. Anda bisa melakukan konsultasi pada dokter, namun sebagai pencegahan awal, Anda juga harus tahu apa yang menjadi penyebabnya dan bagaimana cara melakukan penanganan secara mandiri.

Rasa sakit gigi dan nyeri-nyeri tulang pada ibu hamil biasanya disebabkan karena kebutuhan kalsium yang dibutuhkan oleh bayi tersebut kurang jumlahnya. Akibatnya, cadangan kalsium yang dibutuhkan bayi tersebut diambil dari kalsium ibu hamil yang ada di tulang dan gigi. Inilah yang menyebabkan rasa sakit pada tulang dan gigi si ibu bisa terjadi. Mungkin Anda pernah mengalaminya sewaktu hamil, ini menandakan Anda kekurangan kalsium, dan harus mengkonsumsi kalsium dalam jumlah yang banyak. Meskipun demikian, sebaiknya Anda mengkonsumsi bahan-bahan alami saja untuk menyediakan sumber kalsium dalam tubuh, jangan menggunakan suplemen instan yang berisi kalsium sintetis. Karena ini juga tidak baik untuk kesehatan bayi Anda dalam kandungan. Lalu jika sakit gigi dan nyeri tulang itu terjadi, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya:

  1. Mengkonsumsi jus tomat secara rutin setiap pagi. Cadangan kalsium yang banyak terdapat pada tomat, maka dalam sehari makan lah tomat dalam jumlah banyak. Bisa divariasikan dalam bentuk jus atau sayur masakan yang Anda konsumsi. Rasakan bedanya ketika Anda rajin mengkonsumsi jus tomat dengan tidak sama sekali.
  2. Makanlah sayuran yang berwarna hijau tua. Makanlah sayuran jenis ini dalam jumlah yang banyak. Paling tidak Anda mengkonsumsinya sendiri sebanyak satu mangkuk. Ada banyak jenis sayuran berwarna hijau tua yang bisa Anda konsumsi seperti brokoli, sawi dan sebagainya. Jika selama ini Anda tidak menyukai sayur saat makan, maka kali ini Anda harus memakannya demi kebutuhan nutrisi bayi yang Anda kandung.
  3. Minumlah susu ibu hamil yang kaya kalsium. Ada banyak merek di pasaran yang bisa Anda beli. Minum lah susu ibu hamil untuk kebutuhan kalsium bayi dan juga Anda sendiri.

Masih banyak lagi sumber-sumber kalsium yang bisa Anda konsumsi selama masa kehamilan. Yang jelas usahakan semuanya berasal dari bahan-bahan alami agar lebih aman dan tidak beresiko. Konsumsi kalsium yang tinggi dibutuhkan pada masa kehamilan trimester pertama. Hal ini disebabkan karena pada fase inilah sedang terjadi proses pembentukan tulang rangka pada janin. Sehingga dibutuhkan kalsium dalam jumlah yang banyak. Jika hal ini tidak dipenuhi, maka akibatnya akan dirasakan oleh ibu yang sedang hamil tersebut. Namun demikian, kebutuhan kalsium secara umum tetap dibutuhkan pada masa kehamilan meski telah sampai di trimester ketiga. Mungkin beberapa ibu hamil merasakan sakit gigi atau nyeri tulang pada fase trimester ketiga, ini menandakan cadangan kalsium Anda memang kurang. Memperbanyak konsumsi ikan laut sebagai protein juga sangat baik untuk kebutuhan janin dalam kandungan.

Jangan lupa saat setelah hamil, Anda belajar lebih dalam mengenai panduan gizi ibu hamil. Apa-apa saja sumber nutrisi yang harus Anda penuhi. Caranya bisa juga dengan melihat fase perkembangan pada janin. Misalnya apa yang terjadi pada fase trimester pertama, kedua dan ketiga. Apa kebutuhan yang diperlukan untuk masing-masing fase sehingga Anda bisa menyesuaikan konsumsi gizi yang akan Anda makan. Jangan mengabaikan perihal makanan pada setiap trimesternya, karena ini pastinya akan berdampak pada kondisi bayi setelah dilahirkan. Kebutuhan kalsium yang tidak terpenuhi akan berpengaruh pada kekuatan tulang bayi setelah dilahirkan.

Jadi ketika Anda mengalami sakit gigi atau sakit tulang, jangan buru-buru mengkonsumsi obat sakit gigi atau tulang. Tapi yang harus Anda lakukan adalah mengkonsumsi kalsium dalam jumlah yang banyak. Karena masalahnya memang disana bukan karena hal lain. Makanlah sumber-sumber yang alami untuk mengurangi resiko masalah kesehatan pada bayi. Dan jumlahnya memang harus banyak karena kalsium yang dibutuhkan berada pada bahan-bahan alami. Berbeda dengan suplemen kimia instan, mungkin Anda cukup mengkonsumsi satu obat saja sudah cukup.