TIPS MENYURUH ANAK UNTUK MELAKUKAN SESUATU

Menyuruh anak untuk melakukan suatu kebaikan atau aktivitas harian mereka tidak sepenuhnya diterima dengan taat oleh anak-anak. Ada anak-anak yang tumbuh dengan ketaatan kepada orang tuanya, namun tak jarang anak-anak yang membangkang perintah-perintah orang tuanya. Memiliki anak yang membangkang perintah orang tua pastinya menjadikan sebuah kesedihan tersendiri bagi para orang tua. Orang tua sering merasa putus asa karena memiliki anak yang sama sekali tak mau mendengar nasehat dan perintah dari orang tuanya. Mereka berpikir telah memiliki anak yang durhaka. Namun sebenarnya apakah kesalahan tersebut mutlak berasal dari anak? Apakah tidak ada peran yang salah dari orang tua?

Secara umum ada beberapa hal yang menyebabkan mengapa anak tidak mematuhi perintah dari orang tuanya, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Faktor pengaruh lingkungan dan pergaulan, pergaulan yang salah dapat menyebabkan anak-anak menjadi sosok pembantah. Mereka bisa jadi melihat kelakukan teman-temannya yang melakukan penolakan terhadap orang tua lalu berlaku serupa kepada orang tuanya. Pemilihan lingkungan untuk perkembangan anak menjadi tanggung jawab orang tua. Ada orang tua yang berani mengurung anaknya di rumah karena alasan bahwa lingkungan di sekitarnya tidak baik untuk perkembangan anak. Mereka lebih percaya dengan lingkungan yang baik yang dibentuk di dalam keluarga.
  2. Tidak ada contoh dalam keluarga. Memerintah kan sesuatu kepada anak mestinya diiringi dengan contoh. Bisa jadi anak-anak menolak perintah orang tuanya karena memang orang tuanya sendiri tidak memberikan contoh yang baik dalam melakukan hal bersangkutan.
  3. Kecewa dengan sikap orang tua juga membuat anak-anak malas mematuhi perintah orang tuanya. Kegagalan orang tua menjadi sosok orang tua yang sebenarnya akan membuat anak-anak tumbuh menjadi sosok pembangkang dan tak mau lagi mendengarkan kata-kata orang tua mereka.
  4. Anak-anak tidak tau makna kebaikan dari perintah yang diberikan orang tua. Misalnya menyuruh anak untuk belajar, anak-anak pastinya tak mengerti apa baiknya belajar itu. Yang mereka tau belajar akan menyita waktu bermain dan tidak bisa enjoy menikmati waktu.

Jika Anda memiliki anak yang sulit untuk mendengarkan perintah dan nasehat orang tua untuk melakukan sesuatu hal, maka Anda bisa melakukan hal sebagai berikut untuk memperbaikinya:

  1. Memberikan contoh yang baik kepada anak-anak. Sebelum Anda menyuruh anak untuk beribadah misalnya, pastikan Anda juga sudah melakukannya. Anda menyuruh anak makan malam, pastikan Anda juga melakukannya. Biasanya bahasa contoh akan lebih manjur dibandingkan dengan bahasa lisan. Terlebih untuk anak-anak, bahasa contoh malahan akan diikuti meski Anda tak mengeluarkan bahasa lisan.
  2. Memberikan perintah sesuai dengan kesanggupan si anak. Sesuaikan perintah Anda dengan usia anak-anak. Jangan memberikan perintah dan instruksi yang tak sesuai dengan kemampuannya. Terutama jika terkait perintah-perintah fisik, jangan menyuruh anak-anak yang masih kecil untuk melakukannya karena mungkin saja ia merasa keberatan namun sungkan untuk menyampaikan pada Anda, mungkin saja karena alasan takut.
  3. Memahami karakter kepribadian anak. Jika anak Anda termasuk tipe yang sulit diperintah secara psikologi, misalnya anak-anak dengan tipe intuiting, biasanya mereka akan sulit untuk diperintah. Mereka akan melakukan apa saja yang menurut mereka lebih kreatif dan bisa dinikmati sebagai sebuah imajinasi. Jadi Anda lebih dulu harus mengetahui bagaimana kondisi psikologis dari anak-anak sebelum memperlakukan anak untuk sesuatu hal.
  4. Beri perintah secara bertahap, ketika anak sudah berhasil melakukan A, barulah Anda lanjutkan dengan perintah B. Perintah secara bertahap biasanya akan lebih mudah dijalankan oleh anak-anak.
  5. Jangan memaksakan hasil yang maksimal dari perintah yang Anda berikan, tapi nilai lah usaha yang dilakukan oleh anak Anda dalam melakukan perintah yang Anda berikan tersebut. Yang penting usaha yang dilakukan, bukan hasil yang diperoleh. Jangan memarahi anak jika hasil yang didapatkan tidak maksimal dan tidak sesuai dengan harapan Anda.

Perintah-perintah yang diberikan oleh orang tua kepada anak-anaknya hendaknya dalam rangka untuk kebaikan dan menjadikan kehidupan anak lebih baik lagi di masa akan datang. Proses belajar memerlukan perintah dari orang tua karena pastinya anak-anak belum mengetahui esensi kebaikan dari proses tersebut. Jangan bersedih jika hari ini anak Anda masih menjadi sosok-sosok yang membantah perintah Anda. Yang harus Anda lakukan adalah berusaha untuk terus memberikan contoh dan mengajaknya berbuat baik. Dalam hal perintah agama, anak-anak yang sholeh biasanya akan mudah diberi perintah untuk menjalankan ibadah dan kebaikan. Tapi itu semua tidak terlepas dari doa yang dilakukan oleh orang tuanya kepada sang pencipta. Tanpa adanya doa, semuanya sulit untuk terjadi. Usaha manusia saja tak cukup tanpa adanya campur tangan dari Tuhan untuk menjadikan anak-anak tumbuh menjadi taat dan baik.

WeCreativez WhatsApp Support
Kami sedang ONLINE dan siap berinteraksi dengan Anda sekarang